Rabu, 05 Juni 2013

Menutupi aib seorang muslim

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu Rasulullah bersabda"...Barangsiapa menutupi aib seorang muslim, maka Allah akan menutupi aibnya di dunia dan akhirat." (H.R Muslim no 2699)

Di jaman yg serba canggih ini semua hal bisa kita cari, bisa kita share baik itu di radio, televisi hingga internet. Namun seringkali kita mendapati yg namanya kebebasan yg kebablasan tanpa disadari dilakukan oleh pribadi muslim itu sendiri. Ambil contoh aja dunia socmed yg populer di kalangan pengguna gadget seperti facebook, twitter, path. Hal apapun bisa kita share. Dari mulai keseharian, foto, informasi, berita hingga kita sedang berada dimana. Tanpa adanya filter yg ketat dari si pembuat socmed, sebagai pemilik akun, apapun bisa ditulis dan dilihat. Namun belakangan ini terutama di dunia facebook dan twitter, sering saya lihat yang curhat bahkan hingga menyebarkan berita atau cerita yg menurutku itu bukan untuk konsumsi publik. Bahkan dunia twitter yg semula menyebarkan info faktual sekarang sudah mulai diisi oleh hal2 yg blm tentu benar adanya dan cenderung membuka aib di khalayak umum. Astaghfirullah.

Alhasil, sayapun mencari tahu, ada ga ya dalil yg mengatur tentang menjaga rahasia terutama tentang menjaga aib, dan ternyata subhanallah ajaran islam begitu memuliakan akhlak kita

Diriwayatkan dari Ibnu Majah dari hadits Ibnu Abbas, Rasulullah bersabda
" Barangsiapa yang menutupi aib saudaranya yg muslim, maka Allah akan menutupi aibnya pada hari kiamat. Barangsiapa yg membuka aib saudaranya yg muslim, maka Allah akan membukakan aibnya sehingga aibnya itu terbuka walaupun dia berada di dalam rumah"

Dari buku Al wafi syarah hadits Arba'in Imam An-Nawawi dikatakan bahwa sesungguhnya mencari cari kekurangan kaum muslimin merupakan indikasi keimanan yg belum mengakar  dalam hati sehingga fokus terhadap kesalahan orang lain untuk dibeberkan ke khalayak ramai. Padahal kita dianjurkan untuk lebih sering beristighfar, introspeksi diri dan sibuk memperbaiki diri.

At-Tirmidzi meriwayatkan dari Abdullah bin Umar, beliau berkata
"Rasulullah Shallallahu Alaihi wasalam naik mimbar lalu menyeru dgn suara tinggi berkata: Wahai kaum yg berislam dengan lisannya, namun iman belum sampai ke dalam hatinya, janganlah kamu mencari-cari kekurangan saudaranya yg muslim, maka Allah pun akan mencari-cari kesalahannya. Dan barangsiapa yang kesalahannya dicari-cari Allah maka keburukannya akan ditelanjangi walaupun dia berada di dalam tempat tinggalnya"
(Merinding baca hadits di atas T_T)

Alhasil sejak menemukan beberapa penjelasan hadits di atas, saya jadi sdkt mengurangi aktivitas berselancar di dunia perscomed-an ya paling sesekali aja tidak tiap jam. Selain menghindari addict dan mencoba lebih fokus ke soaialisasi dan kerja dunia nyata juga menghindari hal2 diatas (ngeri masih inget bnyk dosa hiks...)

Wallahu alam bishowab..semoga sharing saya ini tidak ditangkap menggurui tapi jadi bahan introspeksi kita masing-masing =)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar